7 Festival Tradisional Tionghoa di Tiongkok

Sejarah Tiongkok yang kaya dan kuno telah meminjamkannya beberapa tradisi budaya paling menarik di seluruh dunia. Apalagi di ranah festival. Dari menghormati orang mati hingga balapan perahu naga yang epik, negara ini dipenuhi dengan festival yang penuh warna dan menarik sepanjang tahun. Baik Anda berencana berkunjung untuk perayaan sekali seumur hidup atau hanya membaca tentang beberapa festival paling spektakuler di dunia, daftar ini yang Anda pikirkan. Berikut adalah beberapa festival tradisional Tiongkok terindah untuk ditambahkan ke daftar pengalaman Anda.

1. Tahun Baru Imlek (Februari)

Sejauh ini, sorotan terbesar di kalender festival China adalah Tahun Baru Imlek. Juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, festival yang semarak dan penuh warna ini jatuh pada hari pertama kalender Imlek, biasanya sekitar awal Februari atau akhir Januari. Tradisi budaya yang kaya ini telah berlangsung selama lebih dari 3.500 tahun. Ini pertama kali dimulai sekitar 1600 SM, ketika orang-orang Dinasti Shang mengadakan upacara pengorbanan untuk menghormati dewa dan leluhur di awal atau akhir setiap tahun. Saat ini, Tahun Baru bukan hanya waktu untuk menyembah dewa-dewa tua dan mengenang leluhur, tetapi juga saat untuk mencatat pencapaian tahun lalu dan pesta bersama keluarga dan orang-orang tersayang.

2. Festival Perahu Naga (Juni)

Festival musim panas ini kaya akan legenda dan pengetahuan dan merupakan salah satu perayaan paling dicintai di China. Banyak yang percaya Festival Perahu Naga berakar dari Tiongkok kuno dan terkait dengan bunuh diri Qu Yuan dari Kerajaan Chu. Qu Yuan adalah salah satu cendekiawan dan penyair paling terkenal di Tiongkok dan salah satu patriot paling setia dalam sejarah Tiongkok. Festival ini terdiri dari balapan perahu naga yang tak terhitung jumlahnya di seluruh negeri dan menampilkan pangsit ketan yang lezat alias zongzi yang dibuat dengan daging dan nasi.

3. Festival Lampion (Februari)

Tak lama setelah Tahun Baru Imlek adalah Festival Lentera yang terkenal. Berlangsung pada hari ke 15 Tahun Baru, ini menandai berakhirnya perayaan Tahun Baru dan bertepatan dengan bulan purnama pertama tahun tersebut. Selama bertahun-tahun, lentera Tiongkok telah digunakan untuk segala hal mulai dari komunikasi hingga simbol vitalitas dan kegembiraan. Berkat ini, mereka adalah simbol besar budaya Tiongkok dan digunakan sebagai sarana untuk menghormati leluhur yang telah meninggal.

4. Festival Hantu (Agustus)

Mirip dengan Dia de los Muertos di Meksiko dan festival lain di seluruh dunia yang menghormati orang mati, Festival Hantu adalah waktu untuk mengenang leluhur. Selama ini, hantu dipercaya dapat berinteraksi dengan makhluk hidup selama satu bulan. Dalam budaya Tiongkok, ada apresiasi yang besar terhadap roh dan mereka dianggap kuat dan harus dihormati. Berkat ini, Festival Hantu adalah saat ketika keluarga mempersembahkan makanan, membakar dupa, dan meninggalkan berbagai persembahan. Festival ini berlangsung di bulan Agustus yang merupakan bulan ketujuh dalam kalender lunar.

5. Festival Pertengahan Musim Gugur (September)

Festival Pertengahan Musim Gugur juga kadang disebut festival bulan terjadi selama delapan bulan penuh dalam setahun. Ini biasanya terjadi antara pertengahan Agustus dan September. Selama waktu ini, keluarga di seluruh China berkumpul tidak hanya untuk menikmati langit yang terang benderang, tetapi juga menikmati kue bulan dan ditemani satu sama lain. Festival Pertengahan Musim Gugur berasal dari zaman kuno ketika keluarga berkumpul pada bulan purnama kedelapan untuk menyampaikan terima kasih dan doa untuk panen yang sukses. Dalam nada yang sama dengan hari raya Thanksgiving di Amerika, itu berpusat di sekitar waktu keluarga dan rasa syukur.

6. Festival Salju dan Es (Januari-Februari)

Berlangsung di Harbin timur laut China di provinsi Heilongjiang, Festival Salju dan Es benar-benar spektakuler. Dalam hal festival Tionghoa, ini relatif baru dan baru berlangsung sekitar 50 tahun. Meskipun demikian, ini adalah salah satu klaim ketenaran terbesar di China dan menarik wisatawan dari seluruh dunia. Selama festival ini, seniman mengukir es dan salju dari Sungai Songhua di dekatnya untuk membuat utopia pahatan es.

7. Festival Qingming (April)

Berlangsung pada awal April, Festival Qingming, juga dikenal sebagai Hari Pembersihan Makam, adalah salah satu festival terpenting di Tiongkok. Seperti namanya, ini adalah waktu untuk menghormati leluhur dengan memastikan mereka puas dengan kehidupan setelah mati. Duing kali ini, orang-orang berkumpul di kuil-kuil di seluruh negeri untuk menyapu dan membersihkan kuburan orang yang dicintai. Selain membersihkan makam, ada adat istiadat untuk memberi penghormatan dan membawa sesaji.